Aku tidak tahu sudah berapa menit/ jam aku tidak menghirup oksigen pada dini hari Sabtu kemarin, namun tetap bernyawa. Manusia diciptakan untuk menghirup O2, sehingga yang terjadi padaku mutlak merupakan suatu kekeliruan. Dalam kondisi seorang diri tidur di apartemen, tiba-tiba aku terbangun dan mencium bau yang familiar plus suara nge-‘SSSZZSSSSSZ’ dari arah dapur.
Gas el pi ji jelas bukan zat yang bervitamin untuk tubuhku, maka walau takut aku memberanikan diri mencabut regulator sambil berdoa menyebut nama Tuhanku. Dingin dan basah, kurasakan dijemariku yang memegang regulator dalam kegelapan, itu bukan keringatku tapi cairan hasil pengembunan gas. Berarti kebocoran ini berlangsung cukup lama. Aku tidak berani menyalakan lampu. Berita-berita santer tentang ledakan dari tabung el pi ji memenuhi benakku namun terima kasih kepada media massa yang telah memberikan informasi sehingga aku tahu what should I do. Pertama, jangan nyalakan listrik. Kedua, cabut regulator. Ketiga, keluarkan tabung ke tempat terbuka. Nah, yang ketiga ini mustahil kulakukan mengingat ‘keperkasaan’ badanku yang kurang. Maka aku buka pintu dapur, pintu balkon dan jendela lebar-lebar pada jam 4 subuh kemudian lanjut tidur sambil masih mencium sisa ‘parfum’ merk Pertamina. Thanks God karena aku dibangunkan. Bisa saja aku terlelap terus dan menjadi lemas dan tidak bangun2...
Investigasi keesokan harinya menghasilkan penemuan bahwa karet tabung yang bermasalah. Setelah diganti, berfungsi kembali. Aku teringat korban2 ledakan gas el pi ji tabung kuning 3 kilo-an yang sampai hari ini masih terjadi, kasian..negara mencelakai rakyat.
Aku paham sekali bahwa energi yang timbul dari bekerjanya piranti elektronik termasuk menyalakan lampu, memencet bel pintu, penggunaan hp dalam pekatnya gas bahan bakar bisa fatal sekali..BUUUM begitu kira-kira bunyinya. Aku pernah melihat film Hongkong yang rumahnya meledak gara-gara ada perkelahian seru di dalam rumah sehingga pipa gas terbentur dan bocor lalu...eh ada yg bunyikan bel pintu. The End. Nah, 2 hari sebelum insiden el pi ji, suatu malam listrik di building ku mati total yang mana hal ini tidak pernah terjadi sebelumnya. Dini hari aku terbangun dan melihat lampu-lampu menyala, ternyata aku lupa mematikannya. Apakah Anda menyadari yang kusadari ? Belum ? Ok, begini...kalau kedua peristiwa itu digabungkan berarti lampu2 akan menyala serentak jreeeng pada saat yang sama dengan merajalelanya gas di dalam unit apartemenku yang tidak besar ini. Dengan demikian aku menyadari bahwa kehadiranku di dunia fana ini masih dibutuhkan. Terima kasih Tuhan.
tks god banget ya ci.... untung cici bs cepet alert bangun jam segitu.... ati2 ci... :) btw, aku udh follow ni... follow blog aku jg yaaaa hehe.... ayooo semangat nge blog ria yaaaaa :D nti kalo ada yg mau didiskusikan mari mari.... mari kita bingung bersama maksudnya hahaha... :)
BalasHapus